Memiliki suami yang betah di rumah pasti harapan semua istri. Lalu
apa yang harus kita lakukan agar suami lebih suka menghabiskan waktu
bersama istri dan anak-anak daripada bersama teman-temannya di luar
rumah? Silakan disimak!
1.
Sambut suami pulang dari kantor dengan senyuman, bukan dengan keluhan
tentang ulah teman kerja atau pembantu yang tidak becus bekerja. Suami
yang lelah setelah seharian bekerja pasti akan senang melihat senyum
Anda dan cerita-cerita menyenangkan tentang anak-anak. Jangan langsung
bebani dia dengan masalah rumah tangga.
2. Lakukan ritual makan
malam bersama anggota keluarga, yang diisi dengan cerita ringan dan
humor. Memang kelihatannya sederhana. Tetapi jika dijalani secara rutin,
ritual ini bisa mengakrabkan seluruh anggota keluarga.
3. Sekali-kali berikan kesempatan pada suami untuk melakukan kegiatan tanpa diganggu, misalnya membongkar mobil, browsing internet, atau membaca buku. Jangan menginterupsi kesukaan suami. Biarkan ia berkutat dengan hobi dan kesukaannya.
4.
Jangan menuntut kerapian secara berlebihan. Hampir semua ibu rumah
tangga pasti suka dengan rumah yang bersih. Tetapi tidak nyaman jika
Anda terlalu berlebihan menanggapi barang-barang yang tidak pada
tempatnya.
5. Temani suami menonton acara kesayangannya, walaupun
Anda tidak terlalu suka acara tersebut. Suami pasti senang menjelaskan
tentang acara favoritnya kepada Anda. Jadi jangan sungkan bertanya
dengan nada halus tanpa perlu memberikan komentar miring tentang acara
tersebut.
6. Tata rumah sehingga menyenangkan untuk dipandang.
Sesuatu yang enak dilihat pasti membuat orang betah. Ini perlu dilakukan
bukan hanya untuk suami, tapi juga untuk keluarga dan para tamu yang
akan datang.
7. Sekali-sekali adakan acara keluarga dengan
mengundang anggota keluarga suami. Salah satu cara untuk mengenali sifat
suami adalah dengan mengenali keluarganya. Ajaklah mereka berkumpul dan
suguhi dengan masakan andalan Anda. Keluarga suami senang, suami pun
tambah cinta dengan Anda.
8. Dengarkan sungguh-sungguh dan tidak
langsung memberikan penilaian saat suami bercerita tentang pengalamannya
di kantor. Berikan masukan positif dan membangun, bukan komentar yang
semakin menjatuhkan mentalnya.
9. Kirim anak-anak untuk menginap
di rumah kakek-neneknya sehingga Anda dan suami memiliki waktu untuk
berdua saja di rumah. Waktu untuk bermesraan dengan suami juga harus
terus dipupuk. Salah satunya dengan "mencuri" waktu untuk berduaan.
Lupakan dulu masalah yang ada. Sekarang saatnya Anda dan suami kembali
"pacaran".
10. Bangun lebih pagi dari suami dan siapkan makan
paginya, walau sekadar roti bakar dan kopi. Sesibuk apa pun Anda di pagi
hari, selipkan sedikit waktu untuk menyiapkan minum dan sarapan pagi
untuk suami. Kalau dilakukan secara rutin, suami pasti akan selalu
teringat nikmatnya kopi dan roti buatan Anda.
11. Lakukan ritual
agama bersama suami dan anak-anak. Minta suami yang memimpin kegiatan
tersebut. Hal ini bisa menjadi salah satu cara untuk menunjukkan bahwa
Anda dan anak-anak hormat kepada suami.
12. Libatkan suami untuk
membantu anak-anak belajar sesuai dengan bidang yang dikuasainya,
misalnya matematika dan olahraga. Dengan begitu, sense of belonging atau rasa memiliki suami terhadap anak-anak akan semakin tercipta. Tawaran nongkrong di luar rumah pun akan ditampiknya demi kebersamaan dengan anak-anak.
13.
Bila Anda pandai memasak, buatkan suami makanan kesukaannya setiap
akhir minggu. Nasi goreng buatan Anda pasti akan terasa lebih lezat jika
dimasak dengan penuh cinta.
14. Bila sedang membicarakan suatu
masalah, jangan mengungkit-ungkit kesalahan suami di masa lalu. Lebih
baik pikirkan bagaimana jalan keluar dan rencana ke depannya, bukan
malah mundur ke belakang dan melihat ke masa lalu.
15. Bicaralah
dengan nada rendah, tidak terburu-buru dan dengan kalimat yang tidak
menggurui. Suami akan tidak suka jika Anda terlalu menggurui dan
membuatnya seperti anak kecil yang harus selalu diberitahu.
16.
Tetap tampil rapi dan menarik walaupun hanya di rumah. Jangan hanya
berdandan bila akan ke kantor atau ke undangan pernikahan. Suami pasti
akan lebih senang jika istrinya selalu memperhatikan penampilan ketika
di rumah. Tidak perlu dandan berlebihan, yang penting tetap bersih dan
enak untuk dilihat.
17. Bila berbeda pendapat dengan suami,
dengarkan dulu pendapatnya, baru kemukakan pendapat Anda. Lakukan itu
tanpa meremehkan pendapat suami. Komunikasi tidak akan berjalan lancar
jika Anda dan suami berbicara berbarengan. Hargai pendapatnya walaupun
berbeda dengan pikiran Anda. Toh, Anda juga ingin diperlakukan sama,
kan?
18. Beri perhatian ekstra bila suami sedang sakit dan ajak
anak-anak untuk melakukan hal yang sama. Orang yang sedang sakit pasti
butuh perhatian. Apalagi jika itu suami Anda. Jangan menambah bebannya
dengan keluhan dan masalah yang sebenarnya bisa diselesaikan nanti.
19.
Banyak bersyukur atas apa yang telah diperoleh dari suami, bukan
membandingkan harta benda dengan milik tetangga. Ada pepatah yang
mengatakan bahwa rumput tetangga selalu lebih hijau. Ah, siapa bilang.
Kalau Anda selalu bersyukur dengan pemberian suami, justru tetangga yang
akan iri melihat keharmonisan keluarga Anda.
20. Ungkapkan rasa
cinta dengan sentuhan, pelukan hangat, dan kata-kata yang menunjukkan
penghargaan Anda kepada suami. Percayalah, tindakan ini pasti membuat
suami tak bisa jauh-jauh dari Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar